Ini sangatlah tidak adil, karena IPA ataupun IPS itu tergantung minat kita sendiri (say no to racism!)
Menurut gue, kelebihan IPA itu bisa memilih banyak jurusan saat kuliah nanti. Beberapa siswa yang menonjol di IPA mengakui bahwa pelajaran di IPA lebih ribet, namun bukan berarti pelajaran IPS gampang bukan?. Keduanya punya tingkat kesulitan masing-masing.
Fakta anak IPA:
- Identik dengan metode ilmiah yang mengutamakan logika.
- Jawaban atas pertanyaan soal adalah pasti dan tidak bisa diganggu gugat.
- Ex : Teknik, Kedokteran, Keperawatan, Ilmuwan (BIologi, Kimia, dll), Psikologi.
- Bisa lintas jurusan begitu memilih PTN, karena terbiasa terlatih logika dan penalarannya.
- Perlu waktu dan suasana yang khusus (konsentrasi tinggi) untuk mempelajari IPA.
- Sering terlihat belajar terus, seperti tidak ada waktu santai.
- Banyak siswa IPA, yang akhirnya memilih jurusan IPS ketika kuliah.
Fakta anak IPS:
- Bukan santai, tetapi pelajarannya membutuhkan penalaran dan kekrtitisan dalam berpikir.
- Informasi kemasyarakatan terus berkembang setiap hari, sehingga harus rajin membaca.
- Saat ini, dunia kerja membuka lapangan yang luas untuk jurusan Sosial. Dengan catatan, lulusan harus luwes, aktif dan tanggap terhadap perubahan sosial.
- Masih punya waktu untuk bergaul, sehingga wawasan tentang kemasyarakatan bisa bertambah.
- Ex : Sosiologi, Geografi, Ekonomi, Akuntansi, Bahasa, Hukum, Sosial Politik.
- Bisa namun, agak sulit untuk lintas jurusan ketika PTN.
Jadi, kesimpulannya menurut gue adalah ini bukan masalah IPA lebih baik ataupun IPS yang lebih baik, tapi lebih kepada bagaimana pandangan kita kedepan untuk menggapai cita-cita kita. Kalian harus pandai membaca keinginan hati sendiri untuk memilih jurusan IPA atau IPS yang akan menuntun kalian ke arah kesuksekan di masa depan. It's all about your passion! :)